Friday, 1 March 2013

Orgasme Sajak XXII


JALAN PANJANG
(Dwi Mitra Sari)
Matahari di tengah peraduan langit
Yang tak tahu kapan tidurnya
Setiap nyanyian burung gereja di dengarkan
Datang di tengah kebisingan kata
Setiap langkah, setiap ucapan adalah doa
Semua berubah dan menghiasi sudut-sudut gang
Tawa, sedih, susah, senang, canda, tawa
Segelintir bayangan simponi alam
Kesabaran, keikhlasan, ketulusan jiwa
Telah menari indah di pelupuk mata



DILEMA
(Dwi Mitra Sari)

Kalut muram perasaan ini
Kala malam di sampingmu
Cinta meruak-ruak di tengah malam
Tak terjamah dinginnya embun
Kala hati tertatih-tatih indah
Cahaya meraung udara bernyanyi
Oh…… gila embun pagi ini
Kau dengar peluit tergila yang mencurinya
Pesanku terbuang di sampingmu

PEREMPUAN
(Dwi Mitra Sari)

Semua datang menghinanya
Semua datang memperbudak
Tidakah kalian mengetahui keindahan lekuknya
Sehingga rasa mencercanya membara di hati
Apakah mereka ada.. Karena itu
Atau karna sebuah kesetiaan yang sesat
Kesetiaan dibalas dengan kemunafikan
Bergejolak membayangi dan berapi-api
Disetiap langkah………………..nya


KUCING
(Dini Meilia M)

Meong
            Meong
                        Meong
                                    Meong

AIR
(Dini Meilia M)
Begitu bening
            Kricik
Kricik
            Kricik
Menyejukkan hati

MANUSIA
(Dini Meilia M)
Makan
            Tidur
                        Buang Air Besar

2 comments:

  1. mbah, tolong kirim pulsa ke nmer saya (y) :)
    dan kirim materi tentang kisi-kisi UNAS Thun ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Download di link ini ya,,,,
      http://adf.ly/K6Ukv

      Delete