Monday, 25 February 2013

Orgasme Sajak XIX


TUHANKU
(Rahayu Devita S)

Tuhan
Engkau telah member nyawa untukku
Engkau pelita bagiku
Tiap hari ku selalu mengingatMU
Setiap kali hadir kepada Mu
Ku mohon pada Engkau
Tuhan
Diri ini yang Kau ciptakan lemah
Diri yang tak luput dari salah
Maafkan seonggok dosa ini
Dosa yang terukir
Sengaja atau tidak
Tapi ku selalu memohon pada Mu
Untuk selalu lurus
Berasa di jalan Mu
Tuhan



HARAPAN
(Rahayu Devita S)

Secercah harapan yang ada dalam jiwa
Kobaran semangat yang menyulut
Untuk terus selalu mengingatmu
Tapi bagaimana bisa lihat ini
Menerima seuntaian kata maaf
Yang terucap dari relung hati
Alangkah pahit dusta yang kau beri
Bersama getar hati ini
Yang selalu terus berharap
Akan kehadiran jiwa
Yang selalu mengusik hati ini

KEGELISAHAN
(Rahayu Devita S)
Bulan menggelora mentap muka
Seolah menyapa hati yang sedang gelisah
Desahan angin yang menerpa
Menambah kegelisahan
Tapi tak lama mulai menghilang
Bersama niat hati yang selalu ikhlas
Kini kumulai tenang
Karena terjawab sudah kegelisahan ini
Aku mulai berjalan, melaju
Melangkah bersama niat hati ini


SERPIHAN
(Kurniawati Tri W)

DERING……
Lambaian ranting dalam beling

ORANG……
Berjajar dalam balokan perang

LEMAS……..
Keparat tak berjubah menyelubung kodrat

LANTUN……..
Seiring menggerutu tuk bernaung

YEN…….
Rupa berakhir sampah


SIAPA?
(Kurniawati Tri W)

Kata yang tak berhamzah

            Kata tak berjubah

Dengan hidup terobek gula

                                    Terombang dalam gelap
                        Tertuntun dalam ilham
            Siapa yang bisa menduga


DI ATAS PERBARINGAN
(Kurniawati Tri W)

Di atas perbaringanmu
Kau rentangkan tonggak ragamu
Kau pertaruhkan satu-satunya yang kau punya
            Dengan musuhmu kau selalu bersam
            Dengan tulusmu kau jalani
Di punggung yang tak lagi berdaya
Kau panjatkan kebesaranNya
Di atas perbaringanmu
Semua kau kerahkan dengan semangat
            Nama yang menyebalkan
Inginku menghilangkan darimu
Inginku membasminya
Inginku menguburnya
Inginku kembalikan awalmu

No comments:

Post a Comment