Monday, 25 February 2013

Orgasme Sajak XVII


RENUNGAN
(Siti Maryam)

Sepinya malam lepas bising
Kela sempat mendengar jaritan diri
Gelapnya malam hilang
Kala semesta rasa miliki sendiri
Resah, gelisah menjajah keseharian
Sebagaipenghalang proses kehidupan

Malam demi malam, aku tetap dan terus menjerit
MERDEKA…. MERDEKA….. MERDEKA
Sampai malam penghabisan
Itu semua bukan penghabisan
Itu semua bukan khayalan dan harapan
Namun aku berjanji
Aku pasti “MERDEKA”
Dan jangan lupa tolong kibarkan bendera setengah tiang
Sebagai tanda matinya Si pelaku sejarah



AKHIR CERITA
(Siti Maryam)

Aku bersandarkan mahkota
Berhiaskan telaga
Tanah gembur bercacing
Hati teriris palu

Kala ajal menjemput
Tak datupun kain merajut
Roda berjalan damai dan ramai
Mengantarku kembali pulang
Terima kasih kuberikan

TUGAS
(Siti Maryam)
Aku tak dapat tidur
Kewajiban membelenggu
Mataku berkelip nyala dan padam
Inginku membawa pulang bintang
Orang tuaku bahagia

Kehidupan kering bernyawa
Matahari selalu hidup dengan sinarnya
Tuhan menyiramkan kasih-Nya
Manusia menyemprotkan amarahnya
Rona jiwa menggelora







PERJALANAN INI
(Oty Meigan)

Perjalanan ini
Menyusuri langsai-langsai kehidupan
Menyusuri luka demi luka
Menyusuri hitam dan putih
Putih seakan mengubah hasrat yang terpendam
            Perjalanan ini
            Menyusuri laut lepas dan daratan
            Yan menantang bak perang akan dimulai
            Menyusuri bumi pahit dan manis
            Adalah kita sempoyongan menyandang berjuta beban
Perjalanan ini
Menyusuri hutan belantara
Menyusuri padang pasir dan fatamorgana
Adalah kita bersandang luka dan seribu jalan


LENYAP SUDAH
(Oty Meigan)

Tatkala kubuka mulutku tuk berbicara
Kudapati diriku terbidu
Terdiam menatap indahnya surga duniawi
Oh…. Betapa agungnya kebesaranMu
Bukan mimpi belaka
Inilah suatu etika yang begitu berarti
            Tapi….
            Disaat orang-orang berbondong-bondong
            Menatap dengan mata telanjangnya
            Kau mengambil semua impian
            Sungguh
            Aku tak percaya ini
Aku melihat diriku terbangun dalam ketidaksadaran
Melihat apa yang aku lihat
Merenungi apa yang aku tak tahu
Menghela nafas dalam sehingga aku terpuruk dalam ketidak percayaan
Dari pada mengikuti tawa dan kesenangan
            Ya Allah
            Beri tahu tuk ku mengerti
            Kau tlah mengambilnya
            Tangis dalamduka menghampirinya


RAHASIA ANGIN
(Oty Meigan)

Embusan angin diwaktu malam akan menyeret kita diadalm mimpi
            Esoknya….
            Embusan angin diwaktu fajarlah yang kita nanti
            Akan menceritakan rahasia kepadamu
            Janganlah tidur kembali
Mintalah apa yang sungguh kau inginkan
Janganlah tidur kembali
Orang-orang berlari menuju ambang pintu itu
Janganlah tidur kembali
            Pintu itu terbuka lebar untukmu
            Janganlah tidur kembali
            Rahasia tak akan menampakkan diri jikalau kau tidur kembali

No comments:

Post a Comment