Thursday, 28 February 2013

Orgasme Sajak XX


KEINGINANKU
(Faishal Efendi)

Terbang bebas dialam surga
Menjadi kumpulan malaikat kecil yang ada
Tak merasakan siksa dunia
Tak jua merasakan api neraka
Hanya kebahagiaan dan kesenangan yang aku terima
Kanya tertawa dan bercanda yang ada
Tetapi apakah surga itu benar adanya
Ataukah ini hanya khayalan semata
Ataukah ini hanya pertanda
Agar semua menjadi manusia



RASA HATI
(Faishal Efendi)

Ketika merpati itu pergi
Haruskah aku menyendiri
Menikmati kesenangan dalam sepi
Berjuang menjadi seorang diri
Melawan semua isi nurani
Yang bergejolak di dinding hati
Haruskah aku berlari dari kenyataan ini
Menghancurkan mimpi-mimpi
Oh Tuhan apakah yang tersembunyi di balik semua ini


TERBANG TENGGELAM
(Faishal Efendi)

Pesona warna-warni duniawi
Menjamahi jiwaku
Semoga kilau ini abbadi dalam hati
Gelora selalu
Aku ingin terbang
Dan tenggelam
Menjalani kehidupan ini
Reguklah nafasku resapi denyutku
Bawalah diriku kea lam keabadian
Sambutlah diriku dengan semua kepastian


DIA
(Dinasti Tia S)

Bagai warna pelangi
Yang baru lahir dari tangan Tuhan
Yang kemudian seinggah

Kamu adalah orang alam warna hidupku
Yang untuk pertama kalinya membuat aku sadar
Membuat aku berubah
Membuat aku lebih menghargai
Arti sebuah kehidupan
Membuat aku merasakan
Kehidupan penuh makna

Tuhan, Bila cinta adalah anugerah
Ijinkan aku luluh di dalamnya
Jika semua atas kehendakmu
Hadirkan sosok dia seutuhnya
Namun semua itu hanya membuatku
Terbang tinggi….
Sampai akhirnya ku terjatuh sendiri



AKU INGIN SEPERTI POHON
(Dinasti Tia S)

Sebatang pohon berdiri indah di kediaman hujan
Tak patah taj rapuh
Tergoyang kesana kemari di tampar angin
Juga bukan tidak mungkin dicerca sakitnya air
Daunnya tetap segar, embun dari pucuknya
Masih tersenyum di lantai bumi
Aroma indah sepanjang musimnya
Buatku ingin jadi sepertinya hijau
Jadi sepohon kayu indah nan mempesona
Walau ditengok dari dangau reyot
Aku ingin jadisebatang pohon tak lari
Dikejar wangi siang panas begini
Membumikan sedaun kuning
Lantas menyemikan dedaunan hijau
Aku ingin menjadi sebatang pohon
Yang tak lari dari kenyataan


HILANG
(Dinasti Tia S)

Satu perlahan mulai runtuh
Mengubah satu senyum jadi terenyuh
Pada lambat laun jadi rapuh
Terkoyak jadi tak utuh
Tak goyang terguncang
Lembut sinarnya pun menghilang
Tak pasti tapi penuh harap
Perlahan kucoba satukan
Sesuatu yang hilang

No comments:

Post a Comment