Monday, 7 January 2013

Orgasme Sajak X


HIDUP SANG SURYA
(Abdul Kholiq)

Sang surya terbit memerah
Sayuh syukur terucap para insan
Penuh harap tersandar dari dewa
Menit-menit berlalu
Tak bersangka tak berduga
Bundar pengindah masa
Kini menyengat para jelata
Pengharap kebudayaan sempurna

Wahai surya
Pemimpi cita-cita
Kini para dewa
Esok kau tiada
Dan kembali memerah
Tenggelam bersama dosa



PERUBAH ZAMAN
(Abdul Kholiq)

Biarkan kami bergelut
Pada pihak semrawut
Tata bendera kusut

            Izinkan kami
            Sepotong pihak mati
            Hidup kembali
            Bela pertiwi

Perubah zaman
Oencipta peradaban
Menerjang menerpang
Di atas perang

            Tegar pendirian, kokoh harapan
            Terang memandan, songsong kebebasan
            Disini kami mencipta
            Panjatan syair indah
            Jarya kaum jelata
            Demi ubahnya dunia

MANUSIA
(Abdul Kholiq)

Kau datang terlentang
Raungan tangis kau lontarkan
Lalu empat kaki kau berjalan
Megejar sang bintang

Kau tumbuh tak tertahan
Dua kaki kau berjalan
Tegap, teguh pendirian
Pada sang dunia kau tunjukan

Kini,
Tiga kaki kau berdiri menunggu mati


BERSAMAMU
(Siti Zaenab)

Bersama bintang ku arungi malam
Bersama karang ku arungi lautan
Bersama alam ku arungi kehidupan

            Tiada waktu tanpa sendu
            Tiada haru tanpa biru
            Jika tanpa kehadiranMU
            Wahai kekasihku


ALAM
(Siti Zaenab)

Kehadiramu
Kesetiaanmu
Ketulusan hatimu
Hiasi dalam hidupku

            Godaan
            Terpaan
            Cobaan
            Tak kan menggemuruhkan nadi

Melintas awan
Menuai harapan
Terjalbebatuan jalanan
Tajam pisau menikam
Membahana altar-altar keikhlasanku
Meraih cita-cita
Tertambat di sela-sela batu karang





BIAS KERINDUAN
(Siti Zaenab)

Desir berbenih rind
Mengukir rindu dalam kalbu

            Cerah bulan di gelap malam
            Musnah
            Luluh
            Lantah
            Hempaskan kerinduan yang mendalam

Laksana permadani
Engkau selalu menyinari hati
Memberi arti dalam nafas ini

            Tanpa sinarmu
            Kasih…
            Walau aku mutiara
            Enggan bercahaya

No comments:

Post a Comment