Friday, 30 November 2012

Orgasme Sajak VIII


KETIKA HATI MENANGIS
(Saidah Mubarok)

Tuhanku….
Ketika hati menangis, hanya kau saja yang tahu
Tuhanku …..
Ketika mereka meninggalkan aku sendiri
Ketika dunia tiada simpati, Kau tetap mendengar rintihanku
padaMu tempatku menagih kasih
ketenangan kurasa mendekatiMU
syahdu malam tak terasa sunyi
Tuhanku ….
Ketika aku dalam kepayahan, dalam kesendirian dihimpit cobaan
Kau beri aku kesabaran, pengalaman mengajar arti kematangan
Lantas Kau membuka pintu hatiku, untuk member kemaafan
Pada mereka yang pernah melupakanku
Tuhanku ….
Jika aku buntu
Kau berikan aku kekuatan, kau tunjukkan aku jalan
Kau tak biarkan aku sendirian
Tuhanku ….
Yang Maha Pengasih, Rahmatmu tak terkira
Syukurku melangit pun tak tercapai
Sungguh aku merasa berdosa karena dulu sering lalai
Semoga penyesalanku Kau terima



I’ITIKAF-PUISI
(Saidah Mubarok)

Dilautan hikmah kalamMU
Lirih hatiku bergetar mengeja lif-lam-mimMU

Di telaga bijak IqroMU
Angin malas bergerak
Malam-malamserasa berhenti

Di luas langit malamMU
Lukisan bulan melengkung sabit
Goresan bintang mengerjap
Mengalunkan melodi harmoni
Diantara kerlip cahaya
Tangan kecil ini mengadah hanya padaMU
Disetiap menit yang berlalu

Ya Robbi
Dada ringkih ini sesak
Terguncang desah lantunan
Bait-bait indah AsmaMU

Kaulah yang kuasa
Penuhi segala pinta
Mengharap Kau sudi teteskan rahmatMU
Disepertiga akhir waktu yang merambat
Disisa-sisa perjalanan
Melintasi bukit-bukit dan kerang kesemuan ini

Ya Gusti
Damai ini milikiMu
Resapkan perlahan Ya Alloh
Disetiap bilah hatiku


HARAPAN CINTA
(Saidah Mubarok)

Saat Kuingat. . .
Tajamnya Cahaya di Matamu
Hatiku Bergetar Kencang
Darahku Mengalir Dengan Cepat

            Aku tersadar
            Sekarang ini dia disisiku
            Menggenggam erat tangan kananku
            Melangkah dalam diam serba kelu
Tapi Mengapa. . . .?
Kebersamaan harus sepi
Membuatku tak pernahmengerti
Maksud sikapmu padaku

            Kenapa. . . .?
            Rasa sayang ini tumbuh untukMU
            Sedangkan kamu tak bisa ungkap
            Apa yang terselimut

Sesuatu yang terpendam
Lama… dalam kebersamaan
Kini, ku harapkan dapat
Mengikat kita dalam sebuah cinta


EKUINOKS
(Vita Fristian)

Waktu itu panjang
Saat ku soroti lapisan lilin pekat
Syarat ini meradang
Terasa dunia tak lagi bersekat


SEGI EMPAT
(Vita Fristian)

Titik lurus panjang
Kadang ke bawah
Kadang ke atas
            Bertautan
Nafas paru segi empat
Dalam bulatan kehidupan


MANUSIA SETENGAH NYAWA
(Vita Fristian)

Setengah
Nyawa
Menyimpan hidup bernyawa

            Hidup manusia
            Setengah nyawa

Merajut selaman
Labirin nyawa

 Hidup setengah
 Terkadang balutan sederhana
Andai ke bebas,
Kubuang setengah nyawa melekat

No comments:

Post a Comment