Rabu, 26 September 2012

RUANG LINGKUP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia berorientasi pada hakikat pembelajaran Bahasa dan Sastra yang menyatakan bahwa belajar bahasa Indonesia adalah belajar menggunakan bahasa yang baik dan benar. Selain itu, pembelajaran bahasa adalah pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran keterampilan. Selain pembelajaran keterampilan berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis), pembelajaran bahasa dan sastra juga menghargai sastra dan mampu mengapresiasikan suatu karya sastra. Pada intinya, pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia diarahkan kepada usaha pengembangan keterampilan berbahasa siswa (Mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis) dan pengapresiasian karya sastra dan penciptaan karya sastra.
             Secara umum Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia terdiri atas 2 bidang besar, yaitu bidang bahasa dan bidang sastra. Pada pembelajaran bahasa, siswa diharapkan dapat menguasai semua keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.
Selain itu, Pembelajaran bahasa juga berhubungan dengan ilmu-ilmu kebahasaan. Pada ilmu kebahasaan ilmu kebahasaan, siswa diharapkan mampu menggunakan bahasa dengan baik dan benar, baik dari penggunaan dan penulisan kata yang baku, penggunaan dan penulisan kalimat yang baku, maupun penggunaan dan penulisan kamlimat efektif. Selain itu, ilmu kebahasaan juga berhubungan dengan pelafalan fonem sampai kata, penggunaan atau pembentukan kata, pembentukan kalimat, dan pembentukan paragraf.
Selain keterampilan berbahasa, aspek yang ada dalam pembelajaran bahasa meliputi:
1.      Fononologi, berhubungan dengan pelafalan fonem
2.      Morfologi, berhubungan dengan pembentukan kata
3.      Sintaksis, berhubungan dengan pembentukan kalimat (S-P-O-Pel-K)
4.      Analisis Wacana, berhubungan dengan pembentukan wacana, baik paragraf maupun artikel dan sebagainya.
Pendidikan tentang ilmu bahasa di atas, tidak dimasukkan dalam standar isi (SK-KD) yang harus dikuasai siswa. Namun, ilmu bahasa juga sangat penting untuk dikuasai siswa, sehingga guru acapkali memasukkan materi ilmu kebahasaan dalam pembelajaran sebagai bekal siswa untuk dapat mengetahui mana penggunaan bahasa yang kurang tepat dan mana pengguaan bahasa yang kurang tepat.
Selain pendidikan bahasa, pendidikan sastra juga diajarkan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Pendidikan sastra meliputi:
1.      Teori Sastra, berhubungan dengan konsep dasar suatu sastra
2.      Apresiasi Sastra, berhubungan dengan pengapresiasian tentang sastra
3.      Kritik Sastra, berhubungan dengan penilaian baik buruknya karya sastra.

Dalam teori sastra, dibahas pula Genre Karya Sastra dan Unsur Karya Sastra. Genre karya sastra terdiri atas: Puisi, Prosa, dan Drama. Unsur Karya Sastra terdiri atas: Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik.




Rounded Rectangle: Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar